"Kita Manusia Biasa" – Pep Guardiola Sesali Penampilan Buruk Manchester City Lawan Arsenal
Pep Guardiola menyesali performa timnya seusai Manchester City arahannya disingkirkan oleh Arsenal di babak semi-final Piala FA, Minggu (19/7) dini hari WIB tadi.
City selaku juara bertahan dipandang sebagai favorit untuk pertandingan semalam, dengan Guardiola menurunkan kekuatan penuh di Wembley melawan pasukan Mikel Arteta, yang tak lain merupakan mantan anak buahnya.
Namun The Gunners mendapati hasil impresif lain setelah sebelumnya mengalahkan Liverpool pada pertengahan pekan, dan kini giliran City yang mereka libas lewat skor 2-0 melalui brace Pierre-Emerick Aubameyang.
Kekalahan ini membuat City, yang di musim lalu meraih dobel gelar, hanya memenangkan Piala Liga di musim 2019/20, meski mereka masih punya kesempatan di Liga Champions ketika kompetisi itu dilanjutkan pada Agustus mendatang.
Dan Guardiola tidak ingin mencari alasan, mengakui bahwa performa timnya, terutama di babak pertama saat pasukannya gagal melepaskan satu tendangan ke gawang, tidak cukup bagus.
“Kami tidak menampilkan performa bagus, kami tidak cukup siap,” kata sosok asal Spanyol tersebut kepada Match of the Day.
“Jika Anda tidak bermain bagus selama 90 menit di semi-final, hal seperti ini bisa terjadi. Kami tidak tampil bagus, kami hanya manusia biasa. Tim lawan bermain bagus, terkadang hal seperti ini terjadi.
“Satu-satunya penyesalan adalah kami tidak memainkan babak pertama seperti babak kedua. Kami harus mengubah strategi namun kami tetap tidak bisa [menang].”
City terlihat lebih tajam seusai jeda, dan hampir menyamakan kedudukan ketika upaya Riyad Mahrez digagalkan oleh kiper Emiliano Martinez.
Guardiola menjelaskan bahwa ia memang meminta timnya untuk lebih intensif di babak kedua, selagi membela kesalahan individu pemainnya.
“Saya katakan kami punya waktu, kita bisa melakukannya,” jelas Guardiola saat memotivasi pemainnya di ruang ganti.
“Kami melakukan perubahan, mentalitasnya, menjadi agresif. Bermain agresif.
“Rentetan kesalahan? Itu terjadi, ini sepakbola. Kesalahan di depan gawang, itu kerap terjadi. Hari ini, itu bukan alasan.”
Adapun kekalahan City ini membuat Arsenal lolos ke final Piala FA untuk kali ke-21, dengan mereka merupakan tim yang paling sering menjuarai kompetisi ini (13), lebih dari klub lain.